Banyumas Extravaganza

Gelaran Budaya Banyumas untuk memperingati HUT Banyumas ke 431.

Kawah Timbang Banjarnegara

Gas beracun Kawah Timbang mengepul mengeluarkan gas beracun.

Batik Maos

Motif alam Batik Maos didominasi nuansa agraris.

Kembang Kamboja

Penjaga makam memanfaatkan waktu luang untuk mencari Kembang Kamboja.

Longsor Brebes

Tim SAR sedang mencari korban yang tertimbun longsor di Desa Plompong Brebes.

Selasa, 06 November 2012

Membumikan Keroncong di Kalangan Unyu-unyu



PURWOKERTO – Play Keroncong Music. Save Indonesian Heritage. Tagline tersebut tertulis di kaos hitam milik Wahyudin Dwi Anshar, pelajar SMPN 3 Cilacap. Bersama 10 rekannya dari grup musik keroncong Sixty Nine Cilacap, mereka unjuk gigi di ajang kumpul musikus Banyumas, Senin (5/11) malam di Kedai Telapak Pabuaran Purwokerto. Di hadapan anak-anak muda yang lebih tua, mereka berhasil membawakan sejumlah lagu populer kekinian dengan aransemen keroncong. “Saya tak menyangka, musik keroncong bisa diterima di sini,” kata Era Yuni Pratinia, Pembina Grup Keroncong Sixty Nine.



Senin, 05 November 2012

Soto Bancar Purbalingga dan Sensasi Lidah Banyumasan



PURBALINGGA – Indonesia kaya akan makanan berupa soto. Hampir di setiap kota mempunyai soto dengan rasa yang berbeda-beda. Tak terkecuali dengan Soto Bancar asli Purbalingga yang mengadopsi lidah Banyumasan yang menyukai rasa manis. “Bedanya dengan soto lainnya, soto Bancar menggunakan bumbu kacang untuk menambah gurih kaldunya,” kata Wartini, 52 tahun, istri Haji Misdar, yang mendirikan warung soto dengan menggunakan namanya sendiri, Jumat (2/11).

Membangun Kembali Taman Syailendra



Bongkahan batu besar terserak begitu saja di rerumputan yang becek. Sebagian tertumpuk di sudut-sudut komplek Candi Arjuna Dataran Tinggi Dieng Kabupaten Banjarnegara. Sementara, sisanya masih tertimbun di dalam tanah.

Candi Bima bukan Menara Pisa



DIENG – Batu berukuran jumbo terlihat rapi berjejer. Tanda aneh mirip huruf hieroglif tertatah rapi di batuan itu. Batuan yang merupakan penyusun Candi Bima itu, sedang dibongkar oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah. “Tanda itu untuk memudahkan arkeolog menyusun kembali bangunan candi,” kata Subagyo, salah satu staf BP3 yang mengantar Tempo melihat proses pemugaran Candi Bima, Kamis (1/10).

Dodi, Domba Dieng yang Menggemaskan



DIENG – Angin gunung terasa kencang berhembus. Dingin menusuk tulang meski tubuh memakai jaket tebal. Berbeda dengan Domba Dieng, atau yang dikenal dengan Dodi, dingin tak mengganggu aktifitas mereka untuk mencari rumput. “Nuansanya seperti di Eropa, domba berkeliaran bebas di hijaunya rerumputan,” kata Uwin Chandra, 30 tahun, wisawatan lokal yang mengunjungi Dieng, Jumat (2/11).